6 Simple Tips Untuk Meningkatkan Engagement di Instagram dari Buffer.com

“There was a time when Instagram was all about pretty pictures, and that’s long gone,” says D’Shawn Russell, founder and CEO of Southern Elegance Candle Co. “Now, the most popular brands engage with their customers.”

Engagemet / interaksi di Instagram merupakan hal penting yang harus kita lakukan untuk bisa membantu tujuan promosi kita di Instagram. Tanpa adanya interaksi di setiap post, kita hanya membuang waktu untuk memproduksi konten tersebut.


Berikut 6 tips yang kami ambil dari article di buffer.com


1. Eksperimen dengan berbagai jenis konten

Kamu dapat berbagi konten di Instagram dalam banyak format: posting gambar, Carousel, IGTV, Instagram Reels, dan Instagram Stories. Memvariasikan jenis posting Anda memberi Anda kesempatan untuk melihat format mana yang paling sering digunakan audiens Anda.




2. Lihat lebih jauh daripada sekedar likes

Sangat menarik jika kita fokus memonitor metric likes ini, dan memang sebelumnya kesuksesan di Instagram itu diukur dari Likes dan jumlah follower.


Sekarang fokuslah ke metric Saves dan Shares



3. Buat percakapan

Jangan hanya melemparkan konten kamu ke Instagram dan berharap akan dihujani dengan pujian. Beri audiens kesempatan untuk berinteraksi di post kamu.


Sertakan pertanyaan atau panggilan untuk bertindak (CTA) di pos kamu untuk mendorong komentar. Dibawah ini contoh CTA yang cukup menarik dari Wetv Indonesia





4. Gunakan fitur interaktif Instagram

Manfaatkan Stiker Instagram interaktif dalam stories kamu juga. Stiker seperti vote di Instagram, pertanyaan, kuis, dan skala geser semuanya mengundang audiens untuk terlibat dengan konten kamu.


Apa yang hebat tentang Stiker Instagram adalah hanya perlu satu detik bagi seseorang untuk memilih dalam votenya, menilai foto anjing lucu dengan love,maksimum, dll. - dan semua tindakan cepat itu mendorong interaksi antara pengikut Anda dan konten Anda.


5. Konsisten

Algoritma Instagram mendukung pengguna aktif, jadi sering memposting akan membantu mendapatkan konten kamu di depan lebih banyak orang. Eksperimen dengan jadwal waktu post kamu akan membantu untuk menemukan waktu terbaik untuk memposting di Instagram


“Consistency kills the competition,” says Marnely Murray, co-founder of Shored Up Digital. “As a business, you should be posting every day. If I decide to follow you on Instagram, it’s because I want to see your content.”

Posting secara konsisten membantu memicu keterlibatan Instagram kamu. Ketika pengguna berinteraksi dengan konten kamu, itu memberi sinyal Instagram untuk lebih sering menunjukkan kepada orang-orang itu konten kamu. Perlu diingat bahwa lebih banyak belum tentu lebih baik. Rata-rata, akun bisnis memposting sekali sehari di Instagram dan tidak melihat peningkatan keterlibatan saat memposting lebih sering.


6. Analisis apa yang berhasil di strategy kamu

Jika kamu ingin meningkatkan tingkat keterlibatan Instagram, menganalisis konten untuk melihat apa yang menarik dengan audiens kamu adalah langkah yang bagus. Setelah kamu tahu jenis konten apa yang paling banyak terlibat, kamu dapat mulai merencanakan dan mengirimkan lebih banyak konten dengan style itu. Misalnya, jika konten yang dibuat pengguna mendapatkan lebih banyak keterlibatan daripada posting lain, kamu dapat melihat untuk berbagi lebih banyak posting yang dibuat pengguna.


Untuk menganalisis konten Anda, cari tahu tingkat keterlibatan untuk setiap posting kamu selama seminggu atau bulan dan buat catatan di mana posting memiliki keterlibatan tertinggi.


Jika Anda menggunakan fitur analitik Buffer, Anda juga dapat dengan cepat melihat posting mana yang memiliki keterlibatan tertinggi hanya dalam beberapa klik.


Focus on your audience and the engagement will follow

artikel ini diterjemahkan dan disesuaikan dari artikel buffer.com disini https://buffer.com/library/instagram-engagement/