Yakin dia kompetitor? mending cek dulu kebenarannya!

Lakukanlah kerja sama dengan pelaku bisnis komplementer untuk meningkatkan jangkauan

Untuk urusan yang satu ini, mungkin sama dengan case kalo kita punya pacar terus udah nuduh yang nggak-nggak padahal sebenernya belom punya bukti. Jadi kamu harus tau nih, kalo nggak semua pelaku bisnis yang punya jenis pelanggan yang sama dengan pelanggan kamu bisa dikategorikan sebagai kompetitor. Justru beberapa dari mereka sebenarnya bisa banget loh nawarin produk dan layanan komplementer yang dapat ngelengkapin bisnis kamu. Nah loh kan baru tau kebenarannya, jadi belum tentu ya yang dikira musuh beneran musuh, dan belum tentu juga yang dikira sahabat beneran sahabat, eh?


Oke jadi karena alasan tersebutlah, ada kemungkinan kalo bisnis komplementer itu punya pelanggan yang kemungkinan nggak tahu sama sekali tuh eksistensi brand kamu, dan juga sebaliknya.


Jadi,yang harus kamu lakukan pastinya adalah teliti dan coba untuk temuin bisnis komplementer di dalem customer niche atau gampangnya target pasar khusus kamu. Coba juga buat ngehubungin mereka untuk ngusulin promosi kemitraan.


Hal ini bisa dilakuin dengan beberapa cara kaya misalnya co-hosting webinar, guest blogging, ngasih pengumuman di media sosial, acara co-hosting, eBook co-branding, dll.


Taktik ini juga dibuat untuk ngebantu kamu dalam ningkatin jangkauan audiens, bangun ekuitas brand, organic traffic , dan ningkatin click through rate untuk kedua brand tersebut.

Sumber:

https://www.promomeet.com/blog/saas-cross-promo-ideas/

https://mention.com/en/comarketing-partner/

Tools:

https://www.thegrowthlist.co/tools/reachmaker

Contoh: